ALGORITMA , PSEUDECODE DAN FLOWCHART

1.1 Algoritma

   Algoritma adalah langkah – langkah logis tertentu untuk menyelesaikan suatu masalah.

   Guna algoritma adalah untuk  membantu  seseorang dalam menyelesaikan suatu masalah berdasarkan pada pola pikirnya masing-masing.

   Ciri – ciri algoritma:

o     Ada input. o        Ada proses. o       Ada output.

o    Memiliki instruksi instruksi yang jelas dan tidak ambigu.

o    Harus mempunyai stopping role.

   Sifat algoritma :

o    Tidak menggunakan simbol atau sintaks dari suatu bahasa pemrograman.

o    Tidak tergantung pada suatu bahasa pemrograman.

o    Notasi-notasinya dapat digunakan untuk seluruh bahasa manapun.

   Algoritma  dapat  digunakan untuk  merepresentasikan suatu  urutan kejadian  secara  logis dan dapat diterapkan di semua kejadian sehari-hari.

   Contoh kasus dalam kehidupan sehari-hari:

o    Algoritma memasak mie instan.

   Rebus air hingga mendidih.

   Masukkan mie instan ke dalam air mendidih tersebut.

   Tunggu beberapa hingga mie terlihat matang.

   Jika mie sudah dirasa matang, angkat dan tiriskan.

   Campurkan bumbu-bumbu, dan aduk hingga rata.

o    Algoritma registrasi semester baru di UNIROW.

   Menyerahkan KTM ke operator.

   Menunggu untuk dipanggil operator.

   Jika sudah dipanggil, lakukan konfirmasi keberadaan.

   Jika konfirmasi sudah dilakukan,

   Login dengan NIM dan password.

   Pilih mata kuliah.

   Jika sudah selesai, bisa cetak invoice.

o    Algoritma menghitung luas persegi panjang.

   Masukkan panjang

   Masukkan lebar

   Nilai luas adalah panjang * lebar

   Tampilkan luas

o    Algoritma menghitung sisi miring segitiga siku – siku.

   Masukkan nilai sisi a

   Masukkan nilai sisi b

   Hitung nilai

   Hitung nilai c

   Tampilkan nilai c

   Jadi algoritma adalah jembatan untuk mempermudah pemahaman alur kerja suatu proses,

1.2 Pseudo-code

   Pseudo-code   adalah   kode   atau   tanda   yang   menyerupai   (pseudo)   atau   merupakan penjelasan cara menyelesaikan suatu masalah.

   Pseudo-code  sering  digunakan  oleh  seseorang  untuk  menuliskan  algoritma  dari  suatu permasalahan.

   Pseudo-code   berisikan   langkah-langkah   untuk   menyelesaikan   suatu   permasalahan

[hampir sama dengan algoritma], hanya saja bentuknya sedikit berbeda dari algoritma.

   Pseudo-code   menggunakan   bahasa   yang   hampir   menyerupai   bahasa   pemrograman.

Selain  itu  biasanya  pseudo-code  menggunakan  bahasa  yang  mudah  dipahami  secara universal dan juga lebih ringkas dari pada algoritma.

   Beda antara algoritma dan pseudo-code

o    Contoh algoritma mencari luas persegi panjang

Algoritma Pseudo-code
Masukkan panjang Input panjang
Masukkan lebar Input lebar
Nilai luas adalah panjang x lebar Luas  panjang x lebar
Tampilkan luas Print luas

o    Contoh lain:

Algoritma Pseudo-code
Jika sudah selesai, cetak invoice IF KONDISI_SELESAI = “DONE” THENPRINT INVOICE
Nilai A dibagi dengan 2 A ← A / 2
Jika nilai A lebih besar dari 2maka nilai A dikalikan 3 IF A > 2 THEN A ← A x 3
Dari dua bilangan A dan B, caribilangan yang terbesar IF A > B THEN PRINT A ELSE PRINT B
Masukkan semua mata kuliahyang ingin diambil pada semester ini DARI MATKUL = 0 SAMPAI MATKUL<= MATKUL_DIINGINKAN, MASUKAN DATA MATKUL

   Sebenarnya  tidak  ada  aturan  mengikat  tentang  penulisan  algoritma  dan  pseudo-code,

karena guna kedua  hal ini adalah untuk  memudahkan seseorang untuk  menggambarkan urutan  suatu  kejadian.  Biasanya  untuk  para  programmer,  guna  kedua  hal  ini  adalah sebagai dasar alur pembuatan program. Di mana dapat merepresentasikan alur cerita dari client  tentang  kebutuhan  dasar  dari  sebuah  program,  sehingga  lebih  mudah  untuk dipahami.

   Jadi pseudo-code bisa dikatakan juga sebagai algortima yang sudah sedikit digabungkan dengan bahasa pemrograman yang akan digunakan.

1.3 Flowchart

   Definisi:

Bentuk   gambar/diagram  yang   mempunyai  aliran  satu   atau  dua   arah  secara sekuensial

   Kegunaan:

o    Untuk mendesain program

o    Untuk merepresentasikan program

   Secara  garis  besar,  unsur-unsur  pemrograman  adalah      Input    Proses    Output.

Semua bahasa pemrograman, pasti mempunyai komponen-komponen sebagai berikut :

o    Input (scanf)

o    Percabangan (if, switch)

o    Perulangan (while, for, for each, loop)

o    Output (printf)

=> untuk selengkapnya bisa diDownload disini.:)

About Sugeng Siswanto

Anak Biasa... Disaat ada Kesempatan & waktu luang Sekedar berbagi Cerita & apa yang aku ketahui kedalam blogg sederhanan ini. Semoga bermanfaat buat yang udah nyasar kesini. =>Salam Persahabatan. 【ツ】

Posted on September 13, 2012, in algoritma, c/c++, komputer, kuliah, Pemrogaman. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: